
Menuju 18 tahun, towards 18 years merupakan saat-saat kita tak perlu merasa malu bertingkah seperti anak-anak. Tetapi juga banyak pelajaran yang kita petik bukan. Dalam pada menuju 18 tahun itu banyak hal yang kita lalui, setuju?
Ya, memang banyak hal yang kita lalui selama 17 tahun sebelum akhirnya kita memasuki fase dewasa. Baik bersama orang lain, maupun bersama diri sendiri. Banyak hal yang kita tahu, banyak hal yang kita pelajari, kita menampung butir demi butir hikmah berharga yang kadang kita salah dalam menafsirkannya. Bukannya membuat kita semakin dewasa malah membuat kita salah menentukan sikap. Akui saja kalau kita memang masih labil.
Asal kamu mau tahu…
Selama 17 tahun kamu hidup sebelum akhirnya kamu beranjak dewasa, adalah saat kamu untuk memutuskan, mengemas, memurnikan kembali dirimu. Membersihkan semua pengaruh yang datang dari luar yang masuk ke dalam jiwa dan pikiranmu. Putuskanlah olehmu siapa dirimu sesungguhnya??
Asal kamu mau tahu…
Huh! Banyak banget sih, kejadian hari ini. Dan waktu berjalan begitu cepat. Sehingga aku tak dapat rasakan apa yg terjadi.
Di saat-saat seperti inilah pentingnya dorongan, bimbingan, dan arahan dari orang-orang yang terdekat dengan kita terutama orang tua karena di fase ini merupakan dimana kita belum memiliki bentuk artinya belum tahu pasti siapa diri kita sebenarnya. Dan di fase inilah proses pencarian jati diri, pembentukan prinsip, dan nilai-nilai yang kemudian pada fase dewasa akan diterapkan atau direalisasikan dalam kehidupan nyata. Proses belajar itu tidak akan pernah berhenti sampai kapanpun bahkan sampai kita mati. Tetapi disamping itu kita harus tetap melaksanakan apa yang sudah kita pelajari sebelumnya. Artinya kita harus barengi dengan penerapan bukan sebatas pembelajaran atau teori.
Oleh sebab itu bagaimana supaya kita diri kita dapat terbentuk dengan baik, cara adalah sebagai berikut:
1. Selalu dekat dengan orang-orang baik karena kepada siapa kita bergaul akan menentukan pengaruh yang akan kita terima buruk maupun jeleknya walau hanya nol koma sekian persen.
2. Selalu renungkan diri sendiri. Setiap malam sebelum tidur atau kapanpun anda mau selalu tanyakan pada diri anda seperti apa saya selama ini??
3. Siapkan mental untuk menghadapai hari. Sebelum anda memulai hari selalu tanamkan dalam diri anda keyakinan bahwa hari ini belum tentu sesuai dengan keinginan saya. Hari ini semua bisa terjadi. Suka duka, senang bahagia, canda tawa, semua bisa terjadi sehingga anda lebih siap menjalani hari.
4. Ambil pelajaran dari setiap kejadian baik yang anda alami sendiri maupun yang dialami orang lain.
5. Jadi diri sendiri. Karena kalau kamu menjadi orang lain kamu akan semakin sulit menemukan jati diri. Lebih baik sederhana dalam diri anda sendiri tetapi memperoleh jati diri walau secara bertahap daripada menjadi orang lain tetapi tidak tahu diriππ
Yang terakhir ini sekedar tambahan saja yaitu, selalu yakin bahwa setiap yang anda alami hanyalah tuhan yang sedang mengajari anda.
Create by: Arya Visi Tama


